Mesothelioma Cancer News Diagnóstico y tratamiento del mesotelioma pleural maligno Mesothelioma Law Firm mesothelioma cancer mesothelioma asbestos

Ingin Mulai Belajar Programming? Apa Saja Yang Harus Dipersiapkan?


Sebelumnya, saya sempat membuat artikel tentang apa yang harus dikuasai untuk mempelajari web programming. Disana dijelaskan bahwa untuk mulai belajar web programming, harus mulai dari HTML dulu, baru selanjutnya bisa beralih ke CSS, PHP, atau JavaScript.

Kali ini saya ingin membahas hal yang lebih umum. Apa saja yang harus dipersiapkan jika ingin belajar programming? harus mulai darimana? apa saja tantangannya? saya akan mencoba membahas hal ini.

Apakah Seorang Programmer Harus Lulusan Ilmu Komputer/Teknik Informatika?

Untuk menjadi programmer, tidak harus melalui jalur pendidikan formal. Jika anda baca di artikel saya: apa saja yang dipelajari di jurusan ilmu komputer dan teknik informatika?, disana dapat dilihat bahwa di kampus Ilmu Komputer / Teknik Informatika, tidak banyak mata kuliah yang membahas programming, kebanyakan adalah teori tentang ‘sains’-nya komputer, seperti matematika, sistem operasi, aljabar, jaringan, dll.

Lulusan sarjana Ilmu Komputer/Teknik Informatika tidak semuanya akan menjadi programmer. Begitu juga sebaliknya, semua orang bisa mempelajari programming selama ada kemauan.

Ketika saya kuliah (di jurusan Ilmu Komputer), banyak rekan-rekan dari teknik elektro, fisika, dan matematika yang lebih jago programming-nya. Kebanyakan programmer juga belajar secara otodidak, sehingga andapun bisa jadi programmer!

Apakah Programmer Haruskah Kuat Matematika?

Untuk menjadi programmer, tidak harus kuat matematika, cukup dasarnya saja. Ini sering menjadi ‘momok menakutkan’ bagi pemula bahwa untuk membuat program itu butuh matematika rumit. Padahal prakteknya, sangat sangat jarang saya butuh matematika rumit seperti kalkulus, aljabar, turunan, limit, dan teman2nya.

Matematika baru perlu jika anda ingin masuk jurusan komputer seperti ilmu komputer atau teknik informatika, karena disana banyak mata kuliah matematikanya. Tapi untuk menjadi programmer? Hanya perlu ‘kabataku’ dasar saja.

Lain cerita jika anda ingin fokus ke robotika, peneliti, dosen, atau masuk ke programmer game. Loh, kok programmer game? Khusus untuk programming yang butuh konsep ‘dunia nyata’, kadang kita perlu matematika.

Contohnya untuk membuat animasi bola memantul, kita mesti paham bagaimana konsep gravitasi ke bola tersebut, kemudian bagaimana efek cahaya, dst. Inipun sebenarnya juga bisa diakali, karena sudah banyak aplikasi yang akan membantu anda. Jadi, apakah untuk menjadi programmer harus kuat matematika? Tidak juga.
Kuasai Dasar-Dasar Algoritma

Algoritma adalah inti dari seluruh programming. Walaupun terdengar rumit, algoritma sebenarnya cukup mudah dipelajari, yang diperlukan hanya konsep logika dasar saja.

Mengutip dari wikipedia, algoritma adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Contoh yang sering digunakan untuk memahami algoritma adalah instruksi memasak. Misalkan untuk memasak telur dadar, algoritmanya dimulai dari menyiapkan bahan, potong bawang, pecahkan telur, dst hingga telur dadar selesai.

Dalam implementasinya di programming, algoritma dimulai dari memikirkan apa saja input dari program, kemudian bagaimana pemrosesannya, mulai dari awal secara berurutan hingga selesai, lalu bagaimana nanti outputnya.

Konsep-konsep algoritma dan pemrograman seperti variabel, konstanta, tipe data, logika IF, perulangan, dan function, hampir selalu ada di dalam setiap bahasa pemrograman. Jika anda melihat tutorial Pascal, PHP, dan JavaScript di duniailkom, semuanya memiliki konsep-konsep ini.

Jika anda serius ingin belajar programming, luangkan waktu untuk mempelajari konsep algoritma ini.
Mulai Dari Dasar

Sebenarnya tidak salah jika anda mulai belajar programming langsung ke Visual Basic atau PHP, karena kedua bahasa pemrograman ini memang sangat populer.

Namun jika anda memiliki waktu yang cukup, pertimbangkan untuk mulai dari dasar. Ini untuk memperdalam konsep algoritma. Di kampus/jurusan komputer, biasanya dimulai dari bahasa pemrograman Pascal atau C++. Kedua bahasa ini memiliki alur kode program yang sangat terstruktur sehingga cocok untuk belajar algoritma dan pemrograman.

Jika sudah paham tentang dasar-dasarnya, baru masuk ke aplikasi programming seperti Visual Basic, JAVA, atau PHP.

Mulai Belajar Bahasa Inggris

Untuk bisa berhasil menjadi programmer professional, anda wajib bisa bahasa inggris, minimal bahasa inggris pasif (untuk baca saja). Kenapa? Karena saat ini seluruh ilmu programming masih berasal dari eropa atau amerika.

Buku-buku pemrograman berbahasa Indonesia memang cukup banyak, tetapi rata-rata hanya untuk pemrograman dasar. Untuk tingkat lanjut masih relatif langka.

Sebagai contoh, saat ini di PHP yang sedang booming framework Laravel, tapi apakah sudah ada buku berbahasa Indonesia? Hanya baru-baru ini saja. Contoh lain, di CSS atau web design saat ini dikenal CSS preprocessor seperti SASS dan LESS, apakah ada buku bahasa indonesianya?

Untuk itu, mulailah coba belajar bahasa inggris. Biasakan diri anda dengan istilah bahasa inggris. Misalnya dengan men-setting bahasa di handphone dengan bahasa inggris, nonton film dengan subtitle bahasa inggris, dll.
Belajar Programming Butuh Waktu

Tidak ada yang instant di dunia ini (kecuali mie instant… hehe). Termasuk programming. Walaupun banyak buku komputer yang bombastis dan menjanjikan bisa pemrograman dalam waktu singkat, saya termasuk yang tidak percaya dengan hal ini.

Jika anda berangkat dari 0 dan tidak punya background komputer/IT, tentunya butuh waktu untuk menguasai semua ini. Setelah paham tentang algoritma dan sudah menguasai 1 jenis bahasa pemrograman saja, tidak akan terlalu sulit untuk mempelajari bahasa pemrograman baru.
Sering-sering ‘ngoding’

Sering-seringlah latihan coding, coba hal-hal baru. Misalnya di buku di ajarkan cara dari kiri ke kanan, coba tes apakah hal yang sama bisa dilakukan dari kanan ke kiri. Jika diajarkan cara A, coba apakah bisa dengan cara B, jika tidak bisa apa penyebabnya?

Apabila hari ini anda bisa membuat aplikasi kalkulator sederhana, besok coba buat aplikasi untuk konversi suhu, besoknya lagi coba buat aplikasi penghitung bunga kredit.

Kemampuan analisis anda akan meningkat seiring dengan seringnya latihan dan mencoba memecahkan masalah-masalah baru.
Teruslah Belajar

Programming merupakan bagian dari teknologi yang terus berkembang. Tiap hari selalu muncul teknologi baru yang akan menggantikan teknologi lama. Apabila hari ini mayoritas website dibuat dengan PHP, tahun depan belum tentu. Agar tidak ketinggalan, kita juga harus bersiap untuk perubahan ini.

Jika programming adalah hobi dan passion anda, semua proses yang ada disini sangatlah menarik. Hingga secara tidak sadar anda akan selalu menantang diri sendiri dengan kalimat: “hari ini mau belajar apa lg ya?”.

Mudah2an tulisan singkat ini bisa menjadi gambaran apa yang mesti disiapkan untuk mulai belajar programming. Programming memang tidak mudah, tetapi juga tidak susah. Meminjam kalimat motivasi dari orang bijak: ‘Selama ada kemauan, pasti ada jalan‘.

Semoga kedepannya hadir programmer indonesia sekelas Linus Torvalds sang perancang Linux, atau Matt Mullenweg yang membuat WordPress. Dan,.. suatu saat nanti adalah giliran anda :)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ingin Mulai Belajar Programming? Apa Saja Yang Harus Dipersiapkan?"

Posting Komentar